Alasan Mengapa Disarankan Berhenti Mengonsumsi Minuman Bersoda

Alasan Mengapa Disarankan Berhenti Mengonsumsi Minuman Bersoda – Minuman bersoda seperti soft drink adalah salah satu jenis minuman yang disukai banyak orang, terutama kalangan remaja. Rasanya yang unik dan dipadukan dengan kesegaran setelah keluar dari lemari pendingin atau kulkas membuat minuman bersoda kerap menjadi penawar dahaga saat haus mendera. Di Amerika saja, menurut data dari National Health and Nutrition Examination pada tahun 2005 hingga 2008, diketahui bahwa 50 persen dari populasi masyarakat Amerika mengonsumsi minuman bergula pada hari tertentu dan 25 % darinya mengonsumsi 12 ons cola dalam sehari.

Alasan Mengapa Disarankan Berhenti Mengonsumsi Minuman Bersoda

Alasan Mengapa Disarankan Berhenti Mengonsumsi Minuman Bersoda

Tanpa disadari, banyak sekali orang yang telah kecanduan minuman kaleng/ soft drink dan lebih memilih minuman ini sebagai penawar dahaga ketimbang air putih yang lebih disarankan. Jika anda adalah kiranya salah satu orang yang telah kecanduan minuman bersoda, anda mungkin harus mempertimbangkan diri untuk mengurangi atau berhenti mengonsumsi minuman ini. Mengapa demkian?, berikut ini adalah alasan yang dapat menjelaskan mengapa anda disarankan untuk berhenti minuman bersoda.

  • Alasan pertama mengapa anda disarankan untuk berhenti mengonsumsi minuman bersoda adalah diketahui bahwa minuma bersoda mengandung asam sitrat yang dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan gigi anda. Asam sitrat ini akan merusak enamel gigi dan membuatnya menjadi berlubang. Selain itu, gula yang terkandung dalam minuman bersoda dapat menyebabkan bau mulut.
  • Alasan selanjutnya adalah mengonsumsi minuman bersoda dapat berpotensi besar memicu terjadinya obesitas, lantaran kandungan gulanya yang terbilang tinggi. Jika anda berencana untuk berdiet dalam waktu dekat ini, menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda akan menjadi langkah diet awal yang baik untuk dilakukan.
  • Minuman bersoda ternyata juga memberikan efek buruk pada kesehatan tulang, dimana minuma ini mengandung asam fosfat yang dapat memberikan pengaruh buruk pada kemampuan tubuh menyerap kalsium. Hal tersebut memicu resiko tinggi untuk terjadinya tulang keropos dan juga osteoporosis.
  • Masih berkaitan asam fosfat yang disebutkan di poin sebelumnya, asam fosfat yang terkandung di dalam minuman bersoda juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Hal tersebut menyebabkan terhambatnya penyerapan nutrisi di dalam tubuh.
  • Hal lain yang dapat menjadi alasan mengapa anda harus berhenti mengonsumsi minuman bersoda adalah minuman ini dapat meningkatkan resiko seseorang untuk terkena serangan jantung dan juga stroke. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, terdapat studi penelitian pada 2009 yang menyebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih dari 2 porsi minuman bersoda setiap harinya, memiliki resiko untuk terkena serangan jantung hingga 40 %.
  • Alasan terakhir yang juga dapat menjadi bahan pertimbangan anda untuk berhenti mengonsumsi minuman bersoda adalah resiko diabetes. Seseorang yang mengonsumsi minuman bersoda dalam jumlah banyak beresiko lebih besar untuk terkena diabetes.